Satelit APJII Segera Beroperasi Hadirkan Internet Kencang

By:

Jakarta – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkapkan dalam beberapa bulan ke depan mereka akan mengoperasikan layanan internet cepat yang memanfaatkan teknologi satelit.

Satelit yang dimaksud merupakan implementasi program yang dicanangkan oleh Koperasi Digital Indonesia Mandiri atau dikenal Digicoop. Koperasi tersebut diinisiasi oleh APJII dan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) pada Mei 2016.

“Mudah-mudahan satelit APJII, mulai beroperasi bulan Maret tahun ini,” ujar Sekretaris Jenderal APJII Henri Kasyfi di Hotel Lemo, Tangerang Selatan.

Namun, untuk satelit yang saat ini masih ‘nebeng’ kepunyaan perusahaan asing. Henri enggan menyebutkan nama dari perusahaan tersebut, ia hanya mengungkapkan mereka memiliki jalur orbit di atas Indonesia.

“Secara bertahap. Pertama, kita pakai satelit negara lain, pelan-pelan nanti migrasi ke 100% punya kita, yang asing itu dari beberapa negara karena untuk meng-cover Indonesia itu nggak bisa satu satelit. Indonesia itu luas, punya 50 juta rumah itu kalau mau sambungin (terhubung), maka butuh lebih dari satu satelit,” tuturnya.

Rencana untuk peluncuran satelit sendiri, APJII melakukannya dalam tiga fase. Diawali dengan menggunakan satelit asing kemudian di fase terakhir sudah memiliki satelit sendiri.

Sekretaris Jenderal APJII Henri KasyfiSekretaris Jenderal APJII Henri Kasyfi Foto: detikINET/Rachmatunnisa

Penggodokan mengenai kapasitas satelit, mulai dari budget, transponder, manufaktur hingga peluncuran satelitnya, sampai keanggotaan koperasi yang bisa menikmati layanan internet via satelit, masih dilakukan.

“Total investasi untuk satu satelit berkisar USD 300-600 juta, itu tergantung kapasitasnya. Jenisnya HTS (High Throughput Satellite), berapa transponder belum tentukan karena ini baru fase pertama, nanti ada fase kedua dan ketiga,” jelas Henri.

Dengan kondisi geografis Indonesia yang berupa kepulauan, penyebaran akses internet melalui satelit dapat meningkatkan pertumbuhan pengguna internet di Tanah Air. Begitu juga dengan satelit APJII yang diharapkan dapat melayani hampir seluruh penduduk Indonesia.

“Kita harapkan suatu saat nanti, bisa melayani 90% dari total penduduk Indonesia. Sekarang jumlah pengguna internet sudah sekitar 65%, nanti bisa mencapai 90%,” pungkas Henri.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *